ARITMATIKA DASAR
A.
Operasi-operasi aritmatimatika
Seluruh bilangan yang tidak disertai pecahan disebut bilangan bulat (integer). Bilangan +3, +5, +72 disebut
bilangan bulat positif, -13, -6, -51 disebut bilangan negatif. Diantara
bilangan bulat positif dan bilangan bulat negatif terdapat bilangan 0, yang
bukan bilangan positif ataupun negatif.
Ada empat operaor aritmatika dasar yaitu : penambahan (+), pengurangan
(-), perkalian (x), dan pembagian (:).
Untuk penambahan dan pengurangan, ketika tanda-tanda yang tidak sama berada bersama-sama dalam suatu
perhitungan, tanda akhirnya adalah negatif. Dengan demikian, 3 ditambah minus 4
adalah 3+(-4) sehingga menjadi 3-4 = -1. Sedangkan tanda-tanda yang sama akan menghasilkan tanda akhir positif. Jadi,
3 dikurang minus 4 adalah 3 - (-4)
sehingga menjadi 3+4=7. Untuk perkalian dan pembagian, ketika bilangan –
bilangan yang terlibat memiliki tanda-tanda yang tidak sama, jawabannya akan memiliki tanda negatif, tetapi apabila
bilangan-bilangan yang terlibat memiliki tanda
yang sama, jawabanya akan memiliki tanda
positif. Jadi, 3 x (-4) =-12, sedangkan -3 x -4 = +12. Demikian juga
= -
dan
= +
Contoh soal tentang penjumlahan
27,
-74, 81, dan -19
Soal
ini dapat ditulis sebagai 27-74+81-19
Dengan
menjumlahkan bilangan-bilangan bulat positif :
27
+ 81 = 108. jumlah bilangan bulat positif adalah 3buah
Denga
menjumlahkan bilangan – bilangan bulat negatif :
-71
+ -19 =- 93 jumlah dari bilangan bulat negatif adalah 2 buah
Apabila
jumlah bilangan bulat positif kita kurangi dengan jumlah bilangan bulat
negatif, kita akan memperoleh : 108 + (-93) = 15
Jadi,
27 – 74 + 81 – 19 = 15
Contoh soal mengenai pengurangan
a.
123 dengan 89
Secara
matematis, inindapat kita tulis 123-89
Jadi,
123-89 = 34
b
. 377 dengan -74
Soal
ini dapat di tulis 377- (-74).
Tanda-tanda yang sama memberikan hasil akhir yang positif, sehingga 377- (-74)
= 377+74
Jadi,
377- (-74) = 451
Contoh
soal tentang perkalian
74
dengan 13
Ini
ditulis sebagai 74 x 13
74
x 3 = 222
74
x 10 = 740
Dijumlahkan
222
+ 740 = 962
Contoh soal tentang pembagian
378 dengan 14
Saat ini dapat ditulis
sebagai 378 : 14 atau 378/14
378 : 14 = 27
B.
Faktor persekutuan terbesar dan kelipatan
persekutuan terkecil
Ketika
kita memper kalikan dua atau lebih bilangan, masingh-masing bialang tadi di
sebut faktor-faktor.jadi suatu
faktor adalah suatu bilangan yang dapat tepat membagi ( tanpa sisa)
Suatu
bilangan lain. Faktor persekutuan
terBesar ( FPB ) adalah bilangan
terbesar yang dapat membagi dua atau lebih bilangan.
Suatu
kelipatan adalah suatu bilangan yang
terdiri dari bilangan lain tepat beberapa kali. Bilangan terkecil yang dapat
tep[at dibagi dengan masing-masing dari dua atau lebih bilangan disebut sebagai
Kelipatan Persekutuan terKecil (KPK).
Contoh
Tentukan
FPB dari 12, 30, dan 42.
Masing-masing
bilangan dinyatakan dalam bentuk faktor-faktor terkecilnya. Ini diperoleh
dengan cara membagi bilangan tersebut dengan bilangan-bilangan prima 2, 3, 5,
7, 11, 13.... (jika mungkin) secara berurutan. Jadi
30 = 2 x
3 x 5
105
=
3 x 5 x 7
210
= 2 x 3 x 5 x 7
1155
= 3 x 5 x 7 x 11
Faktor-faktor
persekutuan dari bilangan-bilangan tersebut adalah 2 pada kolam 1 dan 3 pada
kolom 3, yang ditunjukan dengan garis putus-putus. 0leh karena itu, FPB-nya adalah 2 x 3, yaitu 6. Jadi,
6 adalah bilangan terbesar , yang dapat membagi 12, 30 dan 42
Contoh
Tentukan
KPK dari bilangan-bilangan 12, 42, dan 90
KPK
diperoleh dengan menentukan fakrtor-faktor terkecil dari masing-masing bilangan
, dan kemudian memilih kelompok terbesar manapun dari faktor yang ada. Jadi,
12 = 2 x 2 x 3
42 =2
x 3 x 7
90 =2
x 3 x 3 x 5
Oleh
karena itu KPK-nya adalah 2 x 2 x 3 x 3 x 5 x 7 = 1260, dan ini merupakan bilangan
terkecil yang dapat dibagi dengan 12, 42, dan 90.
C.
Urutan Prioritas dan Tanda Kurung
ketika
suatu operasi aritmatika tentukan harus dikerjakan terlebih dahulu, maka
bilangan-bilangan dan tanda-tanda operasinya diletakkan di antara tanda kurung
. jadi, 3 dikalikan dengan hasil dari 6 dikurangi 2 ditulis sebagai 3 x (6 – 2
). Dalam operasi aritmatika, urutan operasi yang lilakukan adalah sebagai
berikut :
(!)
menentukan nilai-nilai operasi yang ada di dalam tanda kurun;g
(!!)
perkalian dan pembagian ; dan
(!!!)
penjumlahan dan pengurangan.
Urutan prioritas dalam operasi aritmetika adalah kurung,
pembagian, perkalian, penjumlahan, dan
pengurangan.
Contoh soal
Tentukan
nilai dari
13
– 2 x 3 + 14 : (2 + 5)
13
– 2 x 3 + 14 : (2 + 5) = 13 – 2 x 3 + 14 : 7 (kurung)
= 13
– 2 x 3 + 2 (pembagian)
= 13
– 6 + 2 (perkalian)
= 15
– 6 (penjumlahan)
= 9 (pemgurangan)
Tentukan
nilai dari
16
: (2 + 6) + 18 [3 + (4 x 6 )-21]
16
: (2 + 6) + 18 [3 + (4 x 6 )-21] = 16 : (2 + 6) + 18 [3 +24 -21] (kurung)
= 16 : 8 + 18 x 6 (kurung)
= 2 +
18 x 6 (pembagian)
= 2 + 108 (perkalian)
= 110 (penjumlahan).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar